Rabu, 05 Juli 2017
IHSG Mencapai Rekor Baru,Kinerja Pemerintahan Jokowi Semakin Terlihat!
Berita Dunia Jitu - Hati saya melonjak gembira membaca progress dari pemerintahan Pakdhe Joko Widodo (Jokowi). Yang memasang info akun Facebook dari beliau sendiri (https://www.facebook.com/Jokowi/). Jika dirangkum, kira-kira isinya mengabarkan beberapa hal yang menggembirakan bagi masyarakat—kecuali para haters tentunya.
Pertama, selepas Lebaran 2017, Index Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia sudah mendekati angka 6.000, rekor baru sepanjang sejarahnya.
Kedua, arus uang masuk dari Januari sampai Juni tahun 2017 sudah Rp124 triliun, hampir sama dengan sepanjang tahun 2016 dari Januari sampai Desember yang Rp126 triliun.
Ketiga, menurut data dari Pusat Statistik, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dari Januari hingga Mei 2017 menjadi 5.358.489 orang, naik lebih dari 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lalu pada bagian akhir ada kalimat menyejukkan: Semua itu berkat semangat dan kerja keras dari kita semua.
SEMANGAT dan KERJA KERAS. Dua hal positif ini diakui menjadi kunci keberhasilan kinerja pemerintahan dalam berbagai bidang, setidaknya hingga semester pertama tahun 2017 ini. Jika orang lain mungkin akan ngeper lebih dahulu melihat adanya berbagai masalah dan tantangan dalam membangun bangsa ini, SEMANGAT dan KERJA KERAS menjadi jawabannya.
Orang yang ber-SEMANGAT, menurut Raja Soleman (Salomo), dapat menanggung penderitaan. Jika diterapkan dalam dunia kerja, atau dalam hal apa pun, orang yang ber-SEMANGAT berpotensi menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ditambah KERJA KERAS, kombinasi dari kedua hal itu akan mendatangkan hasil yang terlihat, seiring berjalannya waktu. Orang yang BEKERJA KERAS, cepat atau lambat juga akan menuai hasilnya. Itu sebabnya tak jarang kita melihat menteri-menteri dari Kabinet Kerja terlihat tertidur (memaksakan diri harus tidur) di tempat-tempat umum karena merasa kelelahan setelah bekerja sangat keras. Tak seperti “mereka” yang terlelap ketika sedang “bekerja” (tahu kan siapa maksudnya?)
Slogan KERJA, KERJA, KERJA! yang digaungkan terus-menerus oleh Presiden Jokowi tentu berkaitan erat dengan SEMANGAT dan KERJA KERAS. Sekalipun ada banyak tantangan, dari dalam maupun dari luar, juga dari orang-orang yang secara konsisten menjadi haters dan selalu mengritik apa pun yang dilakukan oleh Jokowi dan jajaran anak buahnya, prestasi kerja beliau semakin terlihat.
Terkhusus untuk hasil IHSG yang cukup mencengangkan, Presiden Jokowi sempat bertutur (masih dari akun Facebook yang sama):
Pada bulan Juli tahun lalu, Indeks Harga Saham Gabungan kita tembus ke angka 5.000-an. Saya ingat benar, pencapaian itu dirayakan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dengan berjalan kaki dari kantor bursa ke Pondok Indah. Lumayan jauh.
Hari ini saya datang ke lantai BEI dan angka IHSG selepas libur Lebaran sempat bertengger di angka 5.910. Kalau nanti tembus 6.000, saya penasaran Dirut BEI akan jalan kaki dari mana ke mana. Yang jelas, saya mengapresiasi kinerja bursa saham kita. Lompatan IHSG yang sangat tinggi merupakan pertanda kuatnya kepercayaan pasar pada pergerakan ekonomi nasional.
Omong-omong, DirekturUtama Bursa Efek Indonesia ini keren juga ya. Beliau punya cara unik dalam merayakan keberhasilan. Menarik juga untuk ditunggu beliau akan merayakan dengan cara bagaimana ketika indeks IHSG benar-benar sudah menembus angka 6.000. Luar biasa!
Nah, jika ketiga hal di atas masih kurang, kita masih bisa membeberkan belasan atau ratusan—kalau kita beberkan dengan detil—fakta-fakta kerja keras yang penuh semangat dari pemerintahan Jokowi akan semakin terlihat. Hanya orang-orang aneh bin tak waras yang menganggap Jokowi tidak becus bekerja.
Saya berharap kita juga tidak melupakan fakta mengenai stabilnya harga bahan pokok dan berbagai kebutuhan lainnya, juga relatif amannya arus mudik-balik selama Lebaran 2017. Selain itu, bagi kita yang sempat melewati jalan tol yang baru beroperasi pada musim liburan dan Lebaran tahun ini, semuanya berkat kerja keras dari pemerintahan Jokowi.
Kembali pada tiga hal di atas, kenaikan yang sangat positif tersebut berkaitan dengan tingkat kepercayaan publik dan dunia internasional yang semakin menguat kepada Indonesia, khususnya pemerintahan Jokowi-JK. Hasil kerja keras yang masih akan terus ditunggu oleh masyarakat, yang sempat merasakan negara seperti di-setting auto pilot dan tidak memiliki konsep dan tujuan yang jelas.
Dunia internasional pun terus mengamati dari jauh mengenai apa yang akan dilakukan oleh Indonesia pada masa mendatang, setidaknya sampai 2019 ketika “nasib” Jokowi ditentukan apakah akan meneruskan kepempimpinan di negeri ini atau harus dilanjutkan oleh presiden selanjutnya. Kedatangan Obama semakin menaikkan citra Indonesia yang aman, toleran, dan cocok untuk iklim investasi maupun sekadar berkunjung untuk berlibur dan melepas lelah. Syukur-syukur saat berlibur ada yang dapat suami atau istri orang Indonesia—itu namanya dapat bonus!
Menarik untuk ditunggu hasil kinerja pemerintahan Jokowi pada semester kedua ini. Secara berkala rakyat Indonesia, terutama yang berkeliaran di Facebook dan Seword tentu akan menantikan progress report selama enam bulan ke depan. Saya yakin beliau akan semakin tancap gas untuk menyelesaikan berbagai hal yang masih tertunda, sedang dalam pengerjaan, termasuk yang sedang proses negosiasi. Semangat untuk terus mendandani dan memperbaiki “wajah” dan citra Indonesia di dunia internasional akan semakin dikobarkan.
Upaya keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memaksimalkan sumber daya yang berlimpah, dan meningkatkan rasa percaya dari dunia internasional untuk terus berinvestasi di negeri ini akan terus dilakukan oleh beliau dan seluruh jajarannya.
Kita pun berharap beliau tak banyak “diganggu” supaya bisa fokus bekerja demi kebaikan dan kesejahteraan bangsa ini. Biarkan energi beliau dan seluruh jajarannya terfokus untuk melakukan segala sesuatu yang akan membawa bangsa ini menjadi lebih baik, bahkan suatu saat kita berharap bisa menegakkan kepala karena bangsa kita sudah memiliki citra yang semakin bagus di dunia internasional—bukan sekadar pencitraan atau impian belaka..
Mari kita bersama-sama mendoakan agar beliau senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, kekuatan mental, dan energi yang (seperti) tak pernah habis untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Mengakhiri artikel ini, saya hanya ingin mengucapkan:
“Selamat bekerja Pak Jokowi, Pak JK, dan seluruh jajaran menteri yang kami banggakan.
Sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Write komentar