Berita Dunia Jitu - Toyota akan menggunakan basis kendaraan sport utility vehicle (SUV) barunya, C-HR untuk dibekali dengan teknologi mesin zero emisi tersebut. Tak hanya itu, model yang memiliki spesifikasi khusus ini ternyata hanya akan diproduksi untuk konsumen Toyota di China saja.
China sendiri saat ini masih menjadi pasar favorit untuk kendaraan ramah lingkungan, di mana pemerintah negara tersebut memberikan suntikan insentif yang cukup menarik sehingga mobil jenis ini bisa terus berkembang di pasaran.
Langkah Toyota ini bakal diputuskan setelah mempertimbangkan peraturan serta subsidi yang diberikan oleh pemerintah China. Informasi yang telah beredar menyebut jika jumlah tahunan produksi mobil listrik di China kabarnya hanya sekitar beberapa ribu unit saja. Meski jumlahnya tidak terlalu besar, namun ini bisa menjadi langkah awal yang cukup baik bagi Toyota di segmen mobil listrik.
Dirinya juga menambahkan jika EV milik Toyota ini pastinya akan diperkenalkan di China dalam beberapa tahun lagi. Akan tetapi, pihak Toyota belum akan membicarakan rencana produk masa depan miliknya itu di pasar otomotif roda empat terbesar di dunia tersebut. Dengan begitu, tampaknya Toyota masih mencari momen yang tepat untuk berbagi lebih lanjut terkait dengan rencana mobil listriknya itu.
China memiliki tujuan untuk mengurangi polusi udara sehingga negara tersebut berencana untuk menargetkan penjualan mobil listrik dan hybrid hingga menyentuh jumlah seperlima dari total penjualan mobil pada tahun 2025 nanti. Program ini sudah akan mulai diselenggarakan pada tahun 2018 mendatang, yakni dengan cara mengaplikasikan sistem kuota tiap produsen mobil.
Sumber

Tidak ada komentar:
Write komentar