“Pertanyaannya, apakah kita mempunyai komitmen yang kuat memerangi fakta kemiskinan global, perang, fanatisme, chauvinisme sosial di wilayah kita? Jika pun Jokowi mempunyai komitmen yang kuat, tetapi lembaga negara yudikatif dan legislatif masih korupsi habis-habisan, kok rasa-rasanya, terorisme tidak mungkin mati”.