Berita Dunia Jitu - Mengapa Jokowi mau bertemu dengan GNPF MUI? Ormas yang mencatut kata MUI ke dalam namanya ini sudah terlalu sering mengkritik pemerintah. Belum lagi mereka juga salah satu pihak yang paling getol menuntut Ahok dipenjara.
Ditambah GNPF MUI meminta rekonsiliasi, sesuatu yang tidak masuk akal diminta oleh ormas kecil seperti ini. Organisasi ini tujuan dibentuknya apa? Selain untuk menuntut Ahok ditangkap apa lagi tujuan organisasi ini? Membela Rizieq?
Tapi Jokowi merupakan orang baik. Bila Jokowi benar-benar ingin melenyapkan ormas ini maka caranya gampang. Sebaliknya, malah Jokowi bersedia bertemu dengan GNPF MUI.
“Saat open house tadi, Pak Presiden saya lapori (GNPF-MUI) ingin bertemu. Presiden bilang, ‘loh ini kan open house, ya siapa saja kita tunggu’,” ujar Pratikno, Mensesneg.
Sekarang adalah open house, jadi Jokowi akan menerima siapapun, bahkan yang kualitasnya titik-titik. GNPF sendirilah yang sangat bernafsu ingin bertemu Jokowi, toh mereka yang selalu teriak rekonsiliasi. Setelah bisa bertemu Jokowi, akhirnya GNPF MUI menjadi besar kepala.
“Jelas itu. Silaturahim ini tentu harus ada tujuan-tujuan, ya. Ingin memperbaiki kondisi, silaturahmi, meningkatkan komunikasi. Itu kan ke arah sana, ke arah rekonsiliasi,” ujar Zaitun, Wakil Ketua GNPF MUI.
Lihat kan? Ini hanya acara open house lho. Pengemis pun bakal diterima oleh Jokowi. Memangnya mereka kira mereka itu siapa? Orang berprestasi ya bukan, penjabat ya bukan. Baru bisa bertemu presiden saat acara Open House saja sudah sombong dan masih ngomong rekonsiliasi. Memangnya mereka bakal bisa ketemu dengan Jokowi lagi?
“Nanti bagaimana kondisi yang tercipta entah oleh siapa itu bisa diselesaikan dan nanti win-win begini, tidak ada yang dipermalukan. Tapi juga hukum jelas terang, tidak ada diskriminasi. Kira-kira begitu,” ujar Bachtiar, Ketua GNPF MUI.
Tapi hari ini kami bangun komunikasi dulu lah agar cair dan alhamdulilah pertemuan itu cair sekali dan kami sudah mulai saling memahahi satu sama lain,” ujar Bachtiar.
“Lebih cair suasana pertemuannya. Suasana Lebaran bedalah dengan suasana demo,” ucapnya
Wah, berarti mengaku dong kalau sekarang damai hanya karena lebaran. Setelah lebaran lanjut demo tidak jelas lagi? Habis itu teriak kriminalisasi ulama lagi kah? Nanti juga akhirnya meminta agar kasus Rizieq dihentikan dengan alasan ngeles kok.
Pengurus GNPF-MUI lainnya, Muhammad Lutfi Hakim menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga menjadi ajang untuk saling klarifikasi di antara GNPF-MUI dengan pemerintah. Dengan demikian, tidak ada kecurigaan di kedua belah pihak.
“Kami tahu apa yang ada dalam pikiran Bapak Presiden lalu beliau juga menjadi tahu apa sebetulnya aspirasi GNPF-MUI. Kami sepakat untuk berkomunikasi lebih intens lagi,” kata Lutfi.
Apa aspirasi GNPF MUI? Ahok dipenjara sudah kelar, bukankah itu tujuan sebenarnya GNPF MUI? Sekarang yang dilakukan GNPF MUI hanya membela Rizieq mati-matian, tanpa peduli dengan fakta fisang yang sebenarnya.
Bisa dibilang GNPF MUI sangat sombong setelah berhasil bertemu dengan Jokowi. Mereka merasa bahwa tujuan mereka sekarang, yaitu membebaskan Rizieq dari jeratan kasus bisa terlaksana.
Mengintervensi kasus Rizieq itu lebih tidak masuk akal dari mengintervensi kasus Ahok lho. Kalau Jokowi membantu Ahok, yang ribut adalah kaum bumi datar. Tapi kalau Jokowi membantu Rizieq maka yang ribut adalah orang waras dan yang masih punya pikiran.
Belum lagi dunia Internasional akan memberitakan : Presiden Indonesia mengintervensi kasus pornografi. Mau ditaruh dimana muka Indonesia nanti.
Setelah lebaran, langkah selanjutnya GNPF MUI mudah ditebak. Tetap akan membela Rizieq dengan alasan yang ‘super’, dan meminta rekonsiliasi. Tentu saja kita semua tahu apa respon Jokowi nanti.
Dibiarkan saja mereka teriak sampai capek, toh Jokowi tidak akan membantu kasus hukum Rizieq. Presiden mana yang akan membela pelaku pornografi?

Tidak ada komentar:
Write komentar