Ukuran Alquran berlapis emas adalah antara lebar 10,5 dan 11 cm, sedangkan panjangnya adalah 16cm. Kotak-kotak salinan berukuran 23,5 cm, lebar 17,5cm dan tinggi ketebalan 3cm.
Menurut Hajah Salmah Haj Ahmed, seorang profesor dari Fakultas Studi Islam di Universitas Nasional Malaysia, Gold Tooling Qur'an adalah satu-satunya salinan yang tersedia di seluruh dunia dari jenisnya setelah menempuh perjalanan panjang untuk bertahan hidup.
"Alquran ini diyakini ditulis antara abad ke-16 dan ke-18. Alquran ini dibawa oleh seorang warga Muslim Arab dari Kekaisaran Ottoman melalui perjalanan panjang ke Uyghurstan, lalu ke Yunan di China tenggara dan sesudahnya ke Malaysia," kata profesor Malaysia tersebut menjelaskan.
Menurut Haris, kesaksian terbesar untuk koleksi tersebut berasal dari Dr Mahathir bin Mohamad, perdana menteri ke-4 Malaysia.
Dia menulis pada 12 November 2009: “Ini adalah artefak yang paling menarik dan itu harus menjadi barang berharga bagi kolektor warisan Islam."
"Saya memiliki ini dalam kepemilikan selama lima tahun sampai sekarang dan ini telah membawa kemakmuran bagi keluarga saya. Alquran ini membawa keberuntungan bagi saya di tempat kerja dan dalam kehidupan keluarga saya. Kami mungkin akan segera menyimpannya di sebuah pameran di sebuah toko perhiasan karena saya hanya membacanya selama bulan Ramadhan, “ pungkas Haris.
Kata Haris, Alquran ini tidak boleh dijual tapi tujuannya adalah membuka pusat studi Islam dan warisan budaya. Dia akan berpisah dengan koleksi ini hanya untuk mewujudkan usaha amalnya dan tujuan mendakwahkan Islam kepada dunia.
Untuk diketahui, Haris adalah Muslim Melayu asli Nadapuram di distrik Kozhikode negara bagian Kerala di India selatan. Namun, istrinya Aishah Kassim dan tiga anaknya semuanya lahir di Malaysia. Saat ini ia dan keluarganya tinggal dan bekerja di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Tidak ada komentar:
Write komentar